Pemeran Utama

Aku tidak pernah tahu rencana Tuhan. Semua hal terjadi begitu cepat, membuatku terkadang tak benar-benar menikmati esensi hidup. Bekerja, pulang, lalu kembali bekerja lagi. Aku bertanya-tanya, apa semua itu yang kuinginkan dan yang kudamba-dambakan selama ini? Malam-malam yang dipenuhi pikiran itu hanya untuk siklus kehidupan konyol ini? Apa benar yang dikatakan orang bahwasannya kita tak akan pernah tahu berharganya suatu momen sampai itu menjadi sebuah memori? kurasa ada benarnya juga. Di malam perpisahan bersama teman-teman sekolahku terlintas bayangan bagaimana jika suatu saat kami sulit untuk berkumpul lagi? dan aku takut mereka akan melupakanku. Sampai aku tidak bisa merasakan esensi dari momen perpisahan itu. Semua terasa aneh. Aku tahu kami akan berpisah, aku tahu semua hal-hal yang ditertawakan setiap harinya tidak akan terulang lagi, tempat yang menjadi tempat nongkrong itu tak akan sama lagi, mungkin orangnya juga. Pada akhirnya orang-orang akan datang dan pergi. Setiap orang adalah pemeran utamanya di cerita mereka masing-masing. Aku harus terus meyakini diriku bahwa ini semua hanya awal dari kehidupanku yang panjang. Petualangan yang akan kujelajahi, maupun sesulit apapun. Aku harus percaya dengan namanya proses, sampai waktu menjawab semuanya. 

Komentar

Postingan Populer