Pahlawanku
Aku tak pernah tahu akan kemana arah hidup ini. Terkadang, di satu momen, aku merasa berhenti. Tersentak dan berpikir bahwa semata-mata aku dilahirkan dengan bukan tanpa tujuan. Aku percaya aku punya peran dalam hidup ini. Bersyukur adalah hal sederhana yang sering aku lupakan. Tuhan telah memberikan sosok ayah yang sangat berharga dalam hidupku. Kisah hidupnya tidak lebih hebat dari kebanyakan orang. Tetapi menurutku, kisahnya cukup membuat anak laki-lakinya bangga punya ayah seperti dia. Tangguh, tidak kenal lelah, sosok penopang kehidupan. Kubayangkan hidupku jika tanpanya, semua terasa sulit. Dulu kecil, aku membencinya, karena aku sering menganggap dia lebih sayang anak perempuan daripada anak laki-laki. Tetapi semakin beranjak dewasa aku mengerti, bahwa bentuk sayang terkadang tidak seperti apa yang aku pikirkan. Dia sangat menyayangi putranya, dia rela melakukan apapun untuk kesuksesan putranya, dia bangga kepadaku. Momen bersamanya akan selalu kuingat selamanya. Ia adalah pahlawanku, terbayang ketika aku dibonceng olehnya, dari belakang terpancar sosok penopang kehidupanku. Aku akan selalu ingat ini, sampai pada masanya nanti. Aku akan terus menempatkanmu di sisi terbaik dari yang terbaik.



Komentar